B. KETENTUAN SUJUD SYUKUR
1. Pengertian Sujud Syukur
Dalam hidup ini kita tidak pernah terlepas dari nikmat Allah Swt. Udara yang kita hirup, makanan dan minuman yang setiap hari kita konsumsi, tempat tinggal dan lain-lain semuanya merupakan nikmat Allah Swt. yang dianugerahkan kepada kita. Bersyukur tidak hanya semata-mata saat mendapat kesenangan maupun nikmat saja melainkan saat kamu terhindar dari marabahaya atau musibah, karena Allah Swt. telah memberikan keselamatan.
Sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah Swt. dengan membaca hamdalah dan menggunakan nikmat itu untuk kebaikan. Selain itu, dalam keadaan tertentu kita bahkan dianjurkan untuk mengungkapkan syukur dengan bersujud, yang disebut dengan sujud syukur. Jadi sujud syukur adalah sujud yang dilakukan karena mendapat nikmat atau karena terhindar dari bahaya atau musibah.
2. Hukum dan Dalil Sujud Syukur
Bersyukur kepada Allah Swt. adalah kewajiban kita sebagai hamba-Nya. Sementara itu mengungkapkan rasa syukur kepada Allah Swt. dengan sujud syukur adalah Sunnah. Rasulullah Saw. bersabda:
Artinya: "Dari Abu Bakrah, sesungguhnya Rasulullah Saw. apabila mendapat sesuatu yang menyenangkan atau diberi khabar gembira segeralah tunduk sujud sebagai tanda syukur kepada Allah Swt." (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan at-Turmudzi yang menganggapnya sebagai Hadis Hasan).
3. Sebab-sebab Sujud Syukur
Hal-hal yang menyebabkan seseorang disunnahkan melakukan sujud syukur adalah:
a. Karena mendapatkan nikmat dan karunia dari Allah Swt.
b. Mendapatkan kabar gembira atau berita yang menyenangkan.
c. Terhindar atau selamat dari bahaya (musibah) yang akan menimpanya
4. Syarat dan Rukun Sujud Syukur
a. Syarat Sujud Syukur
1) Suci dari hadas dan najis baik badan, pakaian maupun tempat.
2) Menghadap kiblat sebagaimana shalat, jika mengetahui arah kiblat.
3) Menutup aurat.
b. Rukun Sujud Syukur
1) Niat, yaitu menyengaja mengerjakan sujud syukur.
2) Takbiratul ihram, dengan membaca “Allaahu akbar”.
3) Sujud, sambil membaca doa sujud syukur.
4) Duduk sesudah sujud (tanpa membaca tasyahud).
5) Salam sesudah bangun dari sujud.
6) Tertib
5. Bacaan Sujud Syukur
Adapun bacaan yang masyhur dibaca ketika sujud syukur adalah:
Artinya:“Wajahku bersujud kepada Allah Zat yang menciptakannya, yang membukakan pendengarannya dengan daya dan kekuatan-Nya. Maha Mulia Allah sebaik-baik Zat Yang Maha Mencipta.”
6. Hikmah Sujud Syukur
Hikmah yang bisa dipetik dari pelaksanaan sujud syukur antara lain:
a. Mengingatkan dan mendekatkan diri kepada Zat yang memberi nikmat dan keselamatan yaitu Allah Swt.
b. Menghindarkan diri dari sifat sombong, karena apa yang kita peroleh semuanya berasal dari Allah Swt.
c. Allah Swt. akan menambah nikmat untuk kita, karena orang yang bersyukur akan ditambah nikmatnya.
d. Sebagai bentuk ungkapan kepasrahan hamba kepada Tuhannya.
e. Mendapatkan pahala dan di akhirat akan disediakan tempat yang istimewa bagi mereka yang pandai bersyukur.
f. Membantu membuat badan menjadi sehat dan bugar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar